skip to main | skip to sidebar

Kata Inspirasi

Rabu, 23 Februari 2011

KISAH KASIH SAYANG

Berikut ada kisah menarik dari tulisan George WBurns (psikoterapist) yang saya forward dan mudah2an bisa jadi perenungan dan pencerahan bagi kita semua

Pada suatu ketika, ada sebuah pulau yang dihuni oleh semua sifat manusia. Ini berlangsung lama sebelum mereka menghuni tubuh manusia, dan lama sekali sebelum kita mengotak-ngotakkannya kedalam istilah baik atau buruk. Pokoknya mereka ada, dengan ciri-cirinya sendiri.Bahkan sifat-sifat tersebut berdiri sendiri sebagaimana manusia.Mungkin itu sebabnya pada akhirnya merekabersatu.

Dipulau tersebut hiduplah Optimisme,Pesimisme, Pengetahuan, Kemakmuran,Kesombongan, dan Kasih Sayang.

Sudah barang tentu sifat-sifat yang lain hidup disana juga. Pada suatu hari dimaklumatkan bahwa pulau tersebut pelan-pelan tenggelam.Ketika sifat-sifat tersebut mendengar berita ini,mereka dilanda kepanikan.Mereka berlarian kesana kemari seperti semut yang rumahnya diinjak sampai hancur.Setelah beberapa saat mereka mulai tenang dan merencanakan tindakan positif.Karena hidup di pulau, kebanyakan dari mereka punya perahu, jadi mereka semua memperbaiki perahu mereka dan mengatur pemberangkatan dari pulau.

Kasih Sayang belum siap. Dia tidak memiliki perahu sendiri. Mungkin dia telah meminjamkannya kepada seseorang bertahun-tahun yang lalu.Dia menunda keberangkatannya hingga saat-saat terakhir agar dia bisa membantu orang lainbersiap-siap. Pada akhirnya Kasih Sayang memutuskan bahwa dia harus meminta bantuan.Kemakmuran baru saja berangkat dari dermaga didepan rumahnya yang besar.Perahunya besar sekali, lengkap dengan semua teknologi paling mutakhir dan perangkat navigasi.Jika bepergian dengannya sudah pasti perjalanan mereka akan menyenangkan.

"Kemakmuran," panggil Kasih Sayang, "bolehlah aku ikut bersamamu?"
"Tidak bisa," jawab Kemakmuran. "Perahuku sudah penuh.Berhari-hari kuhabiskan untuk memenuhinya dengan seluruh emas dan perak milikku.Bahkan hanya tersisa sedikit ruang untuk perabotan antik dan koleksi seni. Tidak ada ruang untukmu disini."Kasih Sayang memutuskan untuk minta tolong kepada Kesombongan yang sedang lewat didepannya menaiki perahu yang unik dan indah.
"Kesombongan, sudikah engkau menolongku?"
"Maaf, " kata kesombongan. "Aku tidak bisa menolongmu.Tidakkah kau lihat sendiri? Kamu basah kuyupdan kotor. Coba bayangkan, betapa kotornya dek perahuku yang mengilat ini nanti jika kamu naik.
"Lalu Kasih Sayang melihat Pesimisme yangsedang berusaha sekuat tenaga mendorongperahunya ke air.Kasih Sayang meletakkan tangannya ke buritankapal dan membantu Pesimisme mendorongperahunya.Pesimisme mengeluh terus menerus. Perahunyaterlalu berat, pasirnya terlalu lembut, dan airnyaterlalu dingin. Sungguh hari yang tidak tepatuntuk melaut.Peringatan yang diberikan mendadak sekali, danpulau ini tidak seharusnya tenggelam.

Mengapa semua kesialan ini terjadi padanya?Mungkin dia bukan teman seperjalanan yangmenyenangkan.Situasi Kasih Sayang sudah sangat kepepet."Pesimisme, bolehkah aku menumpangperahumu?""Oh, Kasih Sayang, engkau terlalu baik untukberlayar denganku. Sikapmu yang penuh perhatian bahkan menjadikanku merasa lebih bersalah dan tidak keruan.Bayangkan, seandainya ada ombak besar yang menghantam perahu kita dan engkau tenggelam.Bagaimana menurutmu perasaanku jika ituterjadi? Tidak, aku tidak bisa mengajakmu."Salah satu perahu yang dilihat terakhir kali meninggalkan pulau adalah Optimisme. Dia tidakpercaya dengan segala omong kosong tentang bencana dan hal-hal buruk, yaitu bahwa pulau iniakan tenggelam. Seseorang akan mampu berbuatsesuatu dan sebelum pulau ini benar-benartenggelam.Kasih Sayang berteriak memanggilnya, tetapi Optimisme terlalu sibuk menatap kedepan dan memikirkan tujuan berikutnya sehingga dia tidakmendengar.Kasih Sayang berteriak memanggilnya sekali lagi,tetapi bagi Optimisme tidak ada istilah menolehkebelakang.

Dia sudah meninggalkan masa lalu dibelakang, dan berlayar menuju masa depan.Pada saat Kasih Sayang sudah nyaris putus asa,dia mendengar sebuah suara, "Ayo, naiklah keperahuku."Kasih Sayang merasa begitu lelah dan letih sehingga dia meringkuk diatas perahu dan langsung tertidur.Dia tertidur sepanjang perjalanan sampainakhkoda kapal mengumumkan bahwa mereka telah sampai ditanah kering dan dia bisa turun.Dia begitu berterima kasih dan gembira karena  perjalanannya berjalan aman sehingga diaberterimakasih kepada sang nakhoda denganhangat, kemudian meloncat kepantai.

Dia melambaikan tangannya ketika pelaut itu meneruskan perjalanannya. Baru pada saat itulah dia sadar kalau lupa menanyakan nama nakhoda itu.Ketika dipantai dia bertemu dengan Pengetahuandan bertanya,"Siapa tadi yang menolongku?"
"Itu tadi Waktu"jawab Pengetahuan.
"Waktu?" tanya Kasih Sayang,
"Mengapa hanya Waktu yang mau menolongkuketika semua orang tidak mau mengulurkan tangan?"Pengetahuan tersenyum dan menjawab,
"Sebab hanya Waktu yang mampu mengerti betapahebatnya Kasih Sayang."
Diposting oleh Tjah_aRe_U di 07.23 0 komentar

RAJA DAN 4 ISTRINYA

Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.Sang Raja selalu memberikan isteri keempatnya hadiah berupa pakaian-pakaian yang mahal dan makanan yang paling enak. Yang terbaik yangpernah ada di dunia.Sang Raja juga sangat memuja isteri ketiganya. Iaselalu memamerkan istri ketiganya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga.

Sang Raja takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.Sang raja juga menyayangi isteri keduanya.Karena isterinya yang satu ini adalah tempatcurahan hati raja. Istri keduanya selalu ramah,peduli dan sabar terhadap raja. Pada saat sangraja menghadapi suatu masalah, dia akanmengungkapkan isi hatinya hanya pada isterinyayang kedua karena sang istri kedua dapatmembantunya melalui masa-masa sulit itu.Isteri pertama Sang raja adalah pasangan yangsangat setia. Ia telah memberikan seluruh pikiran,hati, dan jiwa besarnya dalam pemeliharaanseluruh kekayaan alam dan sumber daya demikelangsungan kerajaan. Karena giatnya bekerja,istri pertama raja ini kelihatan kurus dan tidakterurus. Meskipun sang isteri begitu mencintairajanya, sang raja tidak peduli terhadap isteripertamanya ini. Sulit bagi sang raja untukmemperhatikan isteri pertamanya itu.

Pada suatu hari, sang raja jatuh sakit dan diamenyadari bahwa kematiannya sudah dekat.Sambil merenungi kehidupannya, sang raja laluberpikir, "Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin akuakan sendiri".Sang raja memutuskan untuk bertanya kepada keempat istrinya pertanyaan yang sama, yaitu apakah mereka akan menemani dan mengikutinya kemanapun ia pergi?
Istri keempatnya menjawab : "Tidak akan!", lalu iapun pergi tanpa berkata-kata lagi.
Isteri ketiganya menjawab : "Tidak! Hidup inibegitu indah! Saat kau meninggal, akupun akanmenikah kembali!
"Isteri keduanya menjawab : "Maafkan aku, untukkali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikutmenemanimu menuju pemakamanmu. "Sang Raja menjadi hambar dan wajahnyamembeku, hatinya hancur berkeping-keping. Ia sangat mencintai ketiga istrinya! Ia memberikanyang terbaik kepada istri-istrinya itu, akan tetapitidak ada satu pun dari mereka yang bersedia menemaninya pergi meninggalkan dunia ini.

Tiba-tiba, sebuah suara berkata: "Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kaupergi."Sang raja menolehkan kepalanya mencari-carisiapa yang berbicara. Dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.Dengan penyesalan yang sangat mendalamkesedihan yang amat sangat, sang raja berkatasendu, "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!"...............................

Refleksi:
Dalam realitanya, sesungguhnya kita semuamempunyai '4 isteri' dalam hidup kita....

'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita. Tidak pedul iberapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus, tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.Kemudian

'Isteri ketiga' kita adalah ambisi,
kedudukan dan kekayaan kita.Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ketangan orang lain.

Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga danteman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktuyang sudah dihabiskan bersama kita, tetap sajamereka hanya bisa menemani dan mengiringi kitahingga ke pemakaman.

Dan, 'isteri pertama' kita adalah jiwa, roh, imankita, yang sering terabaikan karena sibukmemburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasannafsu. Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yangakan mengikuti kita kemanapun kita pergi. Jadiperhatikan, tanamkan dan simpan baik-baikdalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaikyang bisa kau tunjukkan pada dunia.
Diposting oleh Tjah_aRe_U di 07.20 0 komentar

Kisah Perjalanan Uang Rp. 1000 dan Rp. 100.000


Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yangberbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURIdengan bahan dan alat-alat yang oke.Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu danseratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih,harum dan menarik. Namun tiga bulan setelahkeluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribubertemu kembali di dompet seseorang dalamkondisi yang berbeda.

Uang seratus ribu berkata pada uang seribu : “Ya,ampuunnnn………. darimana saja kamu, kawan?Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udahlusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan….. bau!Padahal waktu kita sama-sama keluar dariPERURI, kita sama-sama keren kan…. Ada apadenganmu?”Uang seribu menatap uang seratus ribu yangmasih keren dengan perasaan nelangsa. Sambilmengenang perjalanannya, uang seribu berkata :“Ya, beginilah nasibku, kawan. Sejak kita keluardari PERURI, hanya tiga hari saya berada didompet yang bersih dan bagus Hari berikutnyasaya sudah pindah ke dompet tukang sayur yangkumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih kekantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah,penuh dengan darah dan taik ayam. Besoknyalagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen,dari pengamen sebentar aku nyaman di lacitukang warteg. Dari laci tukang warteg sayaberpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sanasaya hijrah ke kemben Inang-inang. Begitulahperjalananku dari hari ke hari. Itu makanya sayabau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat,digulung-gulung, diremas-remas…….

Uang seratus ribu mendengarkan denganprihatin.: ”Wah, sedih sekali perjalananmu,kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku.Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, akudisimpan di dompet kulit yang bagus dan harum.Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanitacantik. Hmmm… dompetnya harum sekali.Setelah dari sana, aku lalu berpindah-pindah,kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5,masuk ke restoran mewah, ke showroom mobilmewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan ditas selebritis. Pokoknya aku selalu berada ditempat yang bagus. Jarang deh aku di tempatyang kamu ceritakan itu. Dan…… aku jarang lhoketemu sama teman-temanmu.”

Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafaslega, katanya : ”Ya. Nasib kita memang berbeda.Kamu selalu berada di tempat yang nyaman. Tapiada satu hal yang selalu membuat saya senangdan bangga daripada kamu!”“Apa itu?” uang seratus ribu penasaran.“Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di mesjid atau di tempat-tempatibadah lain. Hampir setiap minggu aku mampir ditempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu disana
Diposting oleh Tjah_aRe_U di 07.18 0 komentar
Postingan Lebih Baru » Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

MY Ofice

MY Ofice
Jalan Gajah Mada No 50, Jetis, Mojo Wetan, Karangmalang, Sragen

Jelajah Yuk

  • Home
  • Bisnis
  • Al-Qur'an
  • Islam

Blog Archive

  • ▼  2011 (5)
    • ▼  Februari (5)
      • FROM ZERO TO HERO
      • SEMUA ADA HIKMAHNYA Cerita berikut ini sangat ...
      • KISAH KASIH SAYANG Berikut ada kisah menarik da...
      • RAJA DAN 4 ISTRINYA Ada seorang raja yang memp...
      • Kisah Perjalanan Uang Rp. 1000 dan Rp. 100.000

About Me

Foto saya
Tjah_aRe_U
Lihat profil lengkapku

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Copyright © Kata Inspirasi. All rights reserved.
Blogger templates created by Templates Block
Wordpress theme by Uno Design Studio